Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Chapter 2 Bahasa Indonesia

Dibaca 517 orang
Font Size :
Table of Content

Tl note:

~ kata maid mulai sekarang kuterjemahkan juga, menjadi pelayan.      

~ Untuk playan kata I kuterjemahin jadi Saya, karna terkesan lebih sopan, dan You juga kuterjemahkan jadi Anda dengan alasan yang sama.

Chapter 2 – Belajar


Snow Bear Translation


Sylvia telah menjadi pelayan dan pendidik bagi cain dan dia mengajarinya berbagai hal karena dia dapat membaca.


[Cain-sama, aku akan membacakan buku bergambar untuk anda] (Sylvia)


Meskipun secara mental aku adalah siswa sekolah menengah, aku tidak bisa membaca huruf di buku itu sama sekali. Dikarenakan aku mempunyai ingatan tentang diriku dimasa sekolah menengah, aku harus menanggung rasa malu ini karena seorang pelayan membacakanku buku bergambar, dan aku harus mengingat huruf-hurufnya. 


Ketika aku mendengarkan kata-kata itu, aku mencoba menulisnya, maka dia akan mengajariku bagaimana cara menulis huruf itu dengan benar. Setelah itu, aku akan berlatih sendiri. Di dunia ini, tidak ada kertas yang terbuat dari kayu, hanya kertas perkamen, kulit binatang, dan kain. Bahkan di antara mereka, buku bergambar ini berada pada kualitas tertinggi, bisa dikatakan bahwa benda ini adalah barang mewah. Karena sekarang aku memiliki mental dan pengetahuan anak usia sekolah menengah dan otak bayi berusia 3 tahun, aku bisa belajar dengan mudah. Dalam 1 bulan, huruf-huruf itu sudah tidak menjadi masalah bagiku.

[Cain-sama, anda sudah bisa menulis dengan benar tanpa ada masalah. Anda seorang jenius karena mampu ingat huruf-huruf itu dan tulisan anda sangat indah untuk seorang bayi berusia 3 tahun. Leine-sama bahkan tidak bisa dibandingkan denganmu.] (Sylvia)


[Semuanya berkat bantuanmu, Sylvia. kamu mengajariku dengan baik sehingga aku dapat dengan mudah mengerti.] (Cain)


Sembari dia mencari buku yang diinginkanya, dia memuji Sylvia karena mengajarnya. Sylvia meletakkan tangannya di pipinya saat dipuji oleh cain. Nah, sekarang sudah waktunya aku mencari informasi dari buku.


[Omong-omong, Sylvia, apakah ada buku yang berisi sejarah kerajaan, atau buku sihir di rumah ini?] (Cain)

[Ada dua-duanya di arsip-arsip rumah ini.] (Sylvia)

[Ada keduanya di sini? Tolong bawakan aku buku-buku itu, aku ingin membacanya.] (Cain)

[Dimengerti, saya akan membawanya pada waktu makan siang. Buku-buku itu sulit dimengerti, apa tidak apa-apa?] (Sylvia)


Umumnya, bayi berusia 3 tahun tidak mungkin ingin membaca sejarah atau buku sihir. Meskipun dia ragu, dia tetap akan membawakanya. Setelah 1 bulan terlahir kembali di dunia ini, aku senang akhirnya bisa belajar sihir.

Setelah itu, kondisi fisik-ku perlahan membaik, dan aku mendapat izin dari ibuku untuk berjalan di sekitar rumah, tetapi tidak keluar dari rumah.


[Aku ingin segera menggunakan sihir, namun  aku khawatir apakah aku bisa menggunakan sihir atau tidak …] (Cain)


Setelah makan siang, ketika aku membaca buku bergambar, Sylvia kembali dengan buku sejarah dan buku sihir.

[Cain-sama, aku membawakanmu buku sejarah kerajaan kita dan buku sihir untuk pemula.] (Sylvia)


[Terima kasih, Sylvia] (Cain)

[Sejarah dan sihir itu sulit lho? Anada bahkan belum bisa menggunakan sihir status] (Sylvia)

[Tidak apa-apa, Sylvia. Aku hanya menyiapkan pengetahuan untuk kugunakan dimasa depan.] (Cain)

Saya menerima buku dari Sylvia dan membaca judulnya.

   
[Sejarah Kerajaan Esfort]

[Belajar Sihir Edisi untuk Pemula]

Kerajaan Esfort  adalah nama kerajaan. Sekitar 300 tahun yang lalu, kerajaan ini pertamakali berdiri, dan raja sekarang adalah Generasi ke-15. Raja pertama tampaknya adalah seorang pria pemberani berawal dari karirnya sebagai seorang petualang menjadi seorang Pahlawan.


 Dari desa kecil, dijadikan kota, lalu Kerajaan. Tapi asal dari raja pertama tidak diketahui. Nama raja pertama adalah Yuuya Tera Hirasawa Esfort. Aku membaca nama itu dan tertawa sendiri.


[Nama ini pasti nama orang Jepang] (Cain)
   

Nama raja saat ini adalah Lex Tera Esfort. Sepertinya Hirasawa ditarik keluar dari dunia ini beberapa waktu lalu. Kebangsawanan negara ini diklasifikasikan sebagai as Royalty, Grand Duke, Duke, Marquis, Margrave, Earl, Viscount, Baron, dan Knight. Grand Duke adalah satu-satunya saudara Raja. Dari Grand Duke ke Earl adalah Bangsawan kelas Atas, Dari Viscount kebawah, adalah bangsawan kelas Bawah dan dibagi secara luas.


Pada dasarnya, pangkat bangsawan adalah sistem keturunan, tetapi hanya Lord (TLN:Lord/ahli waris keluarga) yang akan menjadi bangsawan, saudara mereka akan menjadi masyarakat biasa ketika mereka mencapai usia dewasa, ini adalah pencegahan untuk meningkatnya bangsawan di dalam kerajaan. Ahli waris akan menerima uang dari kerajaan, jadi jika Lord bertambah, maka uang yang dibutuhkan untuk diberikan kepada lord pun akan bertambah, dan kerajaan akan bangkrut karena pembayaran kepada yang berlebihan.


(TLN:Jangan salahkan aku jika kalian bingung kenapa bangsawan malah dibayar oleh kerajaan, ini memang dari novlnya, yah tunggu aja kelanjutanya mungkin nanti dijelasin oleh author)

Keluarga Silford telah hidup sebagai Margrave, dan dianggap sebagai bangsawan kelas Atas. Rumah yang kita tinggali juga bisa dianggap kastil kecil, Cain sadar akan hal itu. Akhirnya, dia dia berganti membaca buku sihir.


[Yah Sihir kan termasuk Fantasi] (Cain)


Saat membuka halaman pertama , satu kalimat ditulis dalam buku.

[Ketika Anda berusia 5 tahun dan sudah menerima Baptisan,. Jika Anda memiliki bakat, lanjutkan membaca.]


Aku berpikir bisakah aku menggunakan sihir sebelum aku dibaptis, lalu aku membalik halaman bukunya.


《BACA, KOMENT, KL1K 1KL4N DI SBT》


[Rasakan kekuatan Sihir di dalam tubuh Anda]

Di dunia ini, kapasitas Sihir terletak di sekitar pusar.

Tampaknya berbeda untuk setiap makhluk hidup.

Aku menutup mata dan mencoba bermeditasi.


Aku merasakan bagian dalam tubuhku, dan kemudian di sekitar pusar, terasa kehangatan.


[Ini dia.] (Cain)

Aku bisa merasakan kekuatan sihir mengalir di dalam tubuhku.


[Rasanya seperti pembuluh darah yang mengalir.] (Cain)


Sepertinya begitu, tapi aku bisa memanipulasinya dengan kemauanku sendiri. Sementara menggerakkan kekuatan sihir di dalam tubuhku, aku membalik halaman.


[Kumpulkan kekuatan sihir di jari Anda dan coba keluarkan]


[Yah … kupikir rasanya seperti ini] (Cain)

Memusatkan kekuatan sihir ke jariku, Sambil membayangkan lilin kemudian mengeja “api”.
Aku membayangkan api 5 sentimeter, tetapi yang muncul adalah api 15 sentimeter.


[Uo,itu mengejutkanku.] (Cain)

Aku menghentikan aliran sihirku, dan apinya menghilang.


[Sekarang aku tahu bahwa aku bisa menggunakan sihir, tetapi aku  tidak bisa berlatih sihir api di kamarku. Baiklah hari ini aku latihan dengan membaca buku sihir saja.] (Cain)

Ketika saku membaca buku itu, aku mengerti bahwa air,angin,api dan tanah adalah empat elemen dasar, elemen-elemen lain seperti Void, Dark, Light, dan Sky Magic. 


Menyalurkan kekuatan sihir kedalam bentuk sihir yang kuinginkan akan membuat sihir itu aktiv sebagai mana yang kupikirkan, Terkadang kau bahkan bisa membuat sihir originalmu sendiri dengan atribut dasarnya.


[Bagiku yang memiliki pengetahuan dari Light Novel Jepang, aku sangat ingin mencoba sihir.] (Cain)

Setelah menggunakan sihir tadi, aku melihat buku sihir sambil merasakan bahwa kekuatan sihirku telah berkurang.

[Apakah ada petunjuk untuk belajar tentang Manipulasi Sihir dan Meningkatkan Kapasitas kekuatan Sihir.] (Cain)
Aku mencari dibuku sambil membalik halamannya.

[kemampuan Manipulasi Sihir dapat meningkat dengan menggunakan sihir setiap hari.]


[Dengan menggunakan semua kekuatan sihir yang ada di dalam tubuh Anda dan beristirahat setiap hari, batas kapasitas Anda akan meningkat, tetapi batas maximum tiap orang berbeda]

[Pertama-tama, Dua hal ini tujuan utamaku saat ini.Aku berumur tiga tahun dan ada batas pertumbuhan yang cukup. Mulai sekarang aku hanya akan meningkatkan kapasitas kekuatan sihirku dan MELAKUKAN EXPERIMENT.] (Cain) )(ENGTL Note :From this time, the protagonist didn’t realize he already raises a flag .)


Sambil tersenyum, dia puas karena menemukan tujuannya untuk saat ini.


[Cain-sama, Sudah waktunya untuk makan malam Anda .] (Sylvia)


Itu suara Sylvia. Ketika aku melihat ke jendela, matahari sudah terbenam. Tampaknya aku terlalu berkonsentrasi pada bacaanku.

[Aku kesana.] (Cain)

Aku memasukkan buku sihir ke dalam laci dan meninggalkan ruangan.


Sarah dan Raine sudah menunggu untuk makan.(TLNote:RAINE!!!!!!!!! Awkowkowko bahasa jawa :v, nah ini Raine mungkin yang dimaksud adalah Leine, yah org jepang kan klo kata R tuh yah tau sendiri lah)


Ketika aku duduk, Ayahku, Garm akhirnya datang dan duduk di kursinya.

[Mari berdoa kepada tujuh dewa Marinford] (Garm)


Semua orang mulai makan setelah Garm pertama kali memakan sup.


[Cain, kudengar dari Sylvia bahwa baru-baru ini kamu mulai membaca buku. apakah membaca menyenangkan?] (Garm)


[Ya, ayah. Aku belum cukup umur untuk keluar, jadi memiliki pengetahuan sebelum pergi keluar adalah hal yang menyenangkan.] (Cain)


[Meskipun Cain-sama masih berusia tiga tahun, dia sudah bisa membaca dan menulis dengan sempurna.] (Sylvia)


Sarah menjawab sambil tersenyum. Lagipula, dia berpikir bahwa anaknya pintar. Yah, walaupun karakter hurufnya berbeda, dengan otak dari siswa sekolah menengah, aku dapat dengan mudah mempelajarinya.


[Setelah aku menerima Baptisan, aku ingin menggunakan sihir dengan cepat.] (Cain)
Sebenarnya, yah meski aku sudah menggunakannya sih.


[Hmm, mungkin saja kamu bisa menjadi penyihir kerajaan di masa depan.] (Garm)
Ayahku, Garm, senang sambil minum anggur.


[Aku akan menjadi Penyihir kerajaan yang hebat. Aku akan menjadi seniormu dan menunggumu.] (Leine)


Sepertinya kakakku Leine memiliki bakat menggunakan sihir. Dia ingin segera pergi ke sekolah dan belajar di sana. Di dunia ini, dari umur 10-15 tahun,kalian akan menghabiskan waktu di sekolah. Disetiap wilayah ada 1 sekolah yang terlatak dikotanya, tetapi sekolah dengan kualitas terbaik adalah Royal Esfort School di Ibukota. Setelah lulus dari sana, bahkan jika kalian kembali ke wilayah masing-masing kalian akan disanjung oleh masyarakat.


Dua tahun telah berlalu sejak itu dan waktu untuk Pembaptisan telah tiba. Semenjak aku mengetahui tentang sihir, aku telah belajar dan berlatih, dan tidak lupa aku juga berlatih sihir. Bahkan aku melakukan latihan rahasia saat sedang jalan-jalan.


Tapi aku tidak bisa menggunakan sihir yang memiliki kekuatan penghancur, jadi aku menembakkan sihir anginku ke udara. Ketika saya berlatih, saya lupa dengan istilah memuji diri sendiri.

[Yep, aku bisa menjadi penyihir.] (Cain)

Sambil berpikir begitu, Cain menghabiskan hari-harinya dengan latihan.
Akhirnya hari Pembaptisan pun tiba.

-Yuumi

Snow Bear Translation

tags: baca novel Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Chapter 2 Bahasa Indonesia, web novel Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Chapter 2 Bahasa Indonesia, light novel Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Chapter 2 Bahasa Indonesia, novel Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Chapter 2 Bahasa Indonesia, baca Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Chapter 2 Bahasa Indonesia , Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Chapter 2 Bahasa Indonesia manga, Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Chapter 2 Bahasa Indonesia online, Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Chapter 2 Bahasa Indonesia bab, Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Chapter 2 Bahasa Indonesia chapter, Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Chapter 2 Bahasa Indonesia high quality, Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Chapter 2 Bahasa Indonesia manga scan, ,
Table of Content

Please wait....
Disqus comment box is being loaded