Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Chapter 3 Bahasa Indonesia

Dibaca 67 orang
Font Size :
Table of Content

Chapter 3 – Hari pembaptisan tiba.

 

Snow Bear Translation


Dunia ini tidak seaman duniaku sebelumnya,tepatnya Jepang.


Jadi, Bahkan jika seorang anak lahir, bukan berarti bahwa ia akan bisa bertahan hidup
.
Itulah sebabnya sudah lazim untuk merayakan pertumbuhan sejauh ini dan berdoa agar Tuhan memberkati mereka sehingga mereka dapat tumbuh dengan aman sampai usia lima tahun.


Tampaknya sihir status dapat digunakan sebagai hasil dari berdoa kepada Tuhan.


“Omong-omong, aku belum pernah merayakan ulang tahun atau perayaan sejenisnya.”


Umumnya, orang merayakan ulang tahun mereka pada usia lima, sepuluh, dan lima belas tahun, dan kemudian mereka menjadi dewasa pada usia lima belas tahun.
Cain mengenakan pakaian untuk bangsawan yang telah disiapkannya sambil memikirkan dunia.

“Cain, apakah kamu siap untuk pergi?”


Ada suara ketukan pintu dan Sylvia memasuki ruangan.


“Silvia aku siap”


Aku meninggalkan kamar dengan Sylvia, yang datang untuk memanggilku dengan pakaian pelayan yang biasa ia kenakan.


Ayah, ibu, dan kakakku Reine sudah menunggu diluar.(TLNOTE:Bodo amat aku ngikutin penamaan dri englishnya, di sumber english nama dari Reine sering diubah jadi leine tpi mereka 2 org yang sama :3)

“Maaf membuatmu menunggu ayah.”


Cain menundukkan permintaan maafnya kepada ayahnya atas keterlambatannya.

Garm tertawa dan menjabat tangannya.


“Jangan khawatir tentang itu. Yah Ternyata, Cain terlihat cocok mengenakan baju itu.Mirip seperti Sarah. “


“Cain. Imut!”


Reine mengusap pipinya saat melihat Cain.


Dia mengidap Bro-Con, tetapi dia adalah seorang kakak perempuan yang merawatku dengan baik.
Ketika aku sibuk berlatih sihir, dia sering mencariku di sekitar rumah.

Aku selalu bersembunyi sehingga dia tidak dapat menemukanku saat aku berlatih.

“Terima kasih, Reine-nee”

Cain menanggapi tulus dan tersenyum.


Kereta kuda sudah siap dan kepala pelayan Sebas datang untuk memberitahu kami.


“Semua orang menunggu. Silakan naik sekarang. “

Mengendarai kereta bersama seluruh keluarga. Garm di belakang dan Sarah duduk di sebelahnya. Reine dan aku duduk berhadapan muka.

“Ayo pergi”


Setelah sebas memberi sinyal, kereta kuda mulai bergerak perlahan.


“Ngomong-ngomong, ketika aku diberi sihir status, seperti apa bentuknya nanti?”


Aku belum pernah melihat sihir status sebelumnya, jadi aku bertanya kepada Reine.


“Cain belum pernah melihatnya sebelumnya! Jadi biar kuperlihatkan miliku padamu ”

Sambil mengatakan itu kakak perempuanku pun mengucapkan mantra.

“Status Open”


Sesuatu seperti layar kaca transparan muncul di depan Leine.


“Ketika kamu mengatakan” Status “, Hanya dirimu sajalah yang bisa melihatnya, Kamu bisa memperlihatkanya pada orang lain dengan mengatakan “Status Open.”


“Luar biasa, Reine-nee”


layar kaca transparan muncul.

 

“Cain! Mendekatlah. Biar kutunjukan padamu. “
Aku mendekati Reine dan melihat layar transparan itu.

 

{BACA KOMENT KLIK 1KL4N DI SBT}

 

status

[Nama] Reine von Sylford

[Ras] Ras manusia 

[Jenis Kelamin] Perempuan 

[Usia] Tujuh tahun 

[Level] 1

[Physical strength] 130/130

[Magic Power] 220/220

[Ability] D

[Title] obsessed with Cain, the eldest daughter 

【magic】

  Wind attribute Lv.1

  Water Magic Lv.1

  Fire Magic Lv.1

  Life magic (TLNOTE:yang versi eng jga nggak ditulis level berapa)

 【skill】

  Courtesy Lv.2

 [Protect]

  Magic God Blessing Lv.2


“…”
Aku melihat Tittle yang seharusnya tidak kulihat.


“Ah! Title di sebelah kiri. Cain, apakah kamu melihatnya? “

Dengan malu-malu dia mengamati raut wajah Cain.


“Reine-nee bisa menggunakan tiga atribut sihir!”
Aku pura-pura tidak melihatnya.

“Jadi dia tidak melihatnya”

Reine, yang mendekatkan dadanya ke cain, bergumam di sampingku sambil tersenyum.


“Reine memiliki tiga attribut sihir dan memiliki Blessing level 2.


Garm juga tersenyum. Sepertinya status itu termasuk status yang sangat bagus.

“Ada berbagai macam sihir dan Blessing, Lv. 1 hingga 5 adalah level orang pada umumnya. Jika kamu latihan, level sihir akan meningkat, dan jika para Dewa menyukaimu, level blessingmu akan meningkat. “


Ada 3 hingga 5 level sihir dan level Blessing saat menjadi penyihir kerajaan. Pada level 5 skamu akan diakui sebagai orang hebat dan namamu akan diingat dalam sejarah.


Kulihat jalanan dari jendela kereta, Sepertinya kota Gracia ini penuh dengan toko-toko, kios-kios dan penduduk yang bahagia.

Ketika aku sampai di gereja, aku turun dari kereta tepat di depan gerbang utama lalu pergi ke resepsionis.


“Garm von Sylford Gracia. Anak-ku berusia lima tahun dan dia datang untuk dibaptis. Pendeta sudah kuberitahu sebelumnya. “


Garm berbicara dengan resepsionis.


“Iya. Saya sudah mendengar dari pendeta. Saya akan memandu anda..”


Ketika resepsionis menghampiri Garm, dia memberi hormat dan memandu kami kedalam gereja.


Setelah berjalan masuk kebelakang, dia membuka pintu dan berdiri di sampingnya dan aku mengucapkan terima kasih kepadanya.


“Kami sedang menyiapkan altar sekarang. Harap tunggu di ruangan ini. “


Ruangan yang ditujukan kepada kami adalah ruang tamu mempunyai atmosfir santai, meskipun tidak semewah gereja.


Ayahku, Garm, pergi ke belakang dan ibuku Sarah duduk di sebelahnya. Reine dan Aku duduk berhadap-hadapan.


Para biarawati menyiapkan teh dan meletakanya didepan kami.


“Ketika sudah siap, kami akan menjemput Anda.


“Cain tidak apa-apa. Kamu tidak perlu gugup. Aku yakin pendeta akan menjelaskannya padamu dengan benar. Hari ini, setelah pembaptisan selesai, mari kita adakan perayaan pembaptisanmu.“


“Akan menyenangkan jika Cain juga menerima banyak sihir dan blessing!”


Reine selalu tersenyum saat kita bersama.

“Aku pikir jika cain memiliki bakat sihir. Seharusnya sama banyaknya dengan Reine. ”
Ibuku Sarah juga senang.

Cain sudah sering sembunyi dan belajar sihir, sejauh ini, dia bisa menggunakan keempat elemen sihir.

Kupikir tidak ada masalah dengan bakatku.

Apakah orang tuaku akan senang jika kuberitahu bawha aku mempunyai bakat di keempat elemen?

Sambil memikirkan hal itu, aku minum teh dan bersantai.

Ketika aku mengobrol dengan keluargaku, aku mendengar ketukan dan seorang biarawatipun masuk.

“Semuanya sudah siap, jadi saya datang untuk memberi tahu Anda.

Aku mengikuti biarawati itu dan datang ke ruang altar.

Di depan altar, seseorang yang tampaknya adalah sang pendeta menunggu, dan di belakangnya dalah tujuh patung para dewa, berpusat pada patung yang sedikit lebih besar di tengah. Sinar matahari bersinar luar biasa melalui jendela.

“Tuan, terima kasih sudah menunggu. Sekarang saya akan mulai membaptis Cain von Sylford, 5 tahun.

Terinspirasi oleh ayahnya, Garm, Cain melipat tangannya di atas satu lutut di hadapan pendeta.

“Cain von Sylford. Tujuh dewa marinir merayakan pembaptisanmu hari ini.

Pendeta itu langsung pergi ke patung para dewa, menekuk lututnya dan menggenggam kedua tanganya.

“Dewa mengawasi dunia ini. Berikan sihir status kepada Cain von Sylford dan tunjukkan jalan kepadanya. ”

Pada saat itu, pandanganku menjadi putih bersih.

 

-Yuumi

 

Snow Bear Translation

tags: baca novel Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Chapter 3 Bahasa Indonesia, web novel Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Chapter 3 Bahasa Indonesia, light novel Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Chapter 3 Bahasa Indonesia, novel Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Chapter 3 Bahasa Indonesia, baca Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Chapter 3 Bahasa Indonesia , Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Chapter 3 Bahasa Indonesia manga, Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Chapter 3 Bahasa Indonesia online, Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Chapter 3 Bahasa Indonesia bab, Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Chapter 3 Bahasa Indonesia chapter, Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Chapter 3 Bahasa Indonesia high quality, Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Chapter 3 Bahasa Indonesia manga scan, ,
Table of Content

Please wait....
Disqus comment box is being loaded