The Hedonist Sword God Chapter 71 Bahasa Indonesia

Dibaca 286 orang
Font Size :
Table of Content

Chapter 71 – Nona dalam kesulitan

Snow Bear Translation

Sementara Jian Shen bersiap-siap untuk melawan python ekor perak, di lokasi yang tidak jauh darinya, seorang wanita berjingkat-jingkat jauh di dalam Hutan Tak Berujung untuk mengambil kendali atas hidupnya.

Namanya adalah Yu Yan, seorang wanita yang dinikahkan oleh keluarganya karena penyakit yang dideritanya.

Sayangnya, bahkan setelah dia dipaksa untuk menikahi orang yang tidak dia sukai, Yu Yan tidak setuju seperti yang diharapkan semua orang.

Dia memegang nama keluarganya, dan tidak membiarkan suaminya menyentuhnya dengan mengancam akan bunuh diri.

Dengan cara ini, dia bisa hidup dan tidak menjadi media politik seperti yang diinginkan keluarganya. Tapi, ini tidak berlangsung lama.

Segera, penyakitnya mulai menunjukkan efeknya pada tubuh Yu Yan.

Melihat hal ini, suaminya berkata bahwa dia akan menyembuhkan penyakitnya selama dia setuju untuk bercinta dengannya. Semua ini adalah karena betapa dia sangat menghargai tubuh indahnya, dan keinginannya untuk memilikinya.

Meskipun begitu banyak yang telah terjadi, Yu Yan masih tidak setuju, dan sepenuhnya menolak saran itu.

Dia berkata, dia akan menyembuhkan penyakitnya sendiri.

Namun, itu tidak mudah untuk menyembuhkan penyakit Yu Yan, karena ramuan khusus yang diperlukan untuk menyembuhkan penyakitnya hanya dapat ditemukan di dalam Hutan Tak Berujung.

Itu sebabnya, meskipun Yu Yan tahu dia kemungkinan besar tidak akan berjalan dengan aman di Hutan Tak Berujung, dia masih masuk untuk mencari ramuan itu.

Semuanya baik-baik saja selama beberapa hari pertama, di mana semua binatang yang ia temui hanyalah Spirit Beast.

Namun, tiba-tiba, Ancient Beast Tingkat Menengah, Kera Salju Bencana datang entah dari mana dan mulai menyerangnya.

Sebagai seseorang yang berada di Ranah Mystic, bahkan jika Yu Yan tidak bisa membunuhnya, dia bisa menahannya sendiri dan melarikan diri dari Kera Salju Bencana.

Tapi, entah kenapa penyakitnya tiba-tiba kambuh hingga kemampuan tempurnya menurun drastis.

Karena ini, Yu Yan hanya bisa menghindari serangan Kera Salju Bencana dan lari, sampai penyakitnya mereda. Pada saat yang sama, dia berharap agar Kera Salju Bencana menyerah, dan pergi.

Tak satu pun dari harapannya terjadi, karena penyakit Yu Yan lebih menyakitkan setiap detik, menyebabkan Kera Salju Bencana mendekatinya.

Tepat ketika, Kera Salju Bencana hendak memukulnya, Yu Yan memejamkan matanya dengan pasrah, harapannya pada kehidupan kembali muncul karena tekanan membunuh yang dahsyat dan ledakan yang datang dari dekat mereka.

Mengambil momen di mana Kera Salju Bencana tertegun, Yu Yan mulai berlari ke arah yang dia rasakan sebelumnya.

Sebagai respon Kera Salju Bencana mengertakkan gigi dan mengejar Yu Yan, dan telah memutuskan untuk membunuhnya, Yu Yan meningkatkan kecepatannya dan berharap tekanan tersebut dari binatang buas yang kuat.

Dengan cara ini dia bisa mencoba dan membuat kedua binatang itu bertarung, dan menggunakan kesempatan itu untuk melarikan diri.

Sayangnya, ketika Yu Yan akhirnya melihat sumber dari tekanan berbahaya itu, dia tidak menemukan binatang buas seperti yang dia harapkan. Tapi sebaliknya, ada manusia berjubah putih berlutut di tanah dengan pedang hitam.

Menyadari bahwa kabut dilepaskan oleh pedang di tangan manusia itu, Yu Yan berpikir bahwa itu adalah pendekar pedang kuat yang datang ke sini untuk pelatihan.

Merasa lebih bahagia, bahwa itu adalah manusia yang kuat, dan bukan binatang buas, Yu Yan berteriak minta tolong.

“Tolong bantu aku!”

Tapi segera setelah dia menangis minta tolong, Yu Yan melihat pria itu mengangkat kepalanya. Saat itulah dia menyadari bahwa manusia yang dia harapkan menjadi lelaki kuat, sebenarnya adalah seorang bocah lelaki yang bahkan belum setengah umurnya!

Segera semua harapan Yu Yan hancur, dan dia menyesal berlari ke arah ini, karena dia akhirnya menarik bocah itu ke dalam bahaya.

Oleh karena itu, Yu Yan yang merasa bersalah karena menyeret bocah tampan yang tidak dikenal ke dalam masalahnya, hendak berbalik dan membawa binatang buas itu bersamanya, ketika bocah itu mulai berlari ke arahnya!

《BACA, KOMENT, KL1K 1KL4N DI SBT》

Begitu Jian Shen memperhatikan seorang wanita cantik yang meminta bantuan, dia membuang pemikiran untuk beristirahat dan mulai berlari ke arahnya.

“Suamiku, binatang itu adalah Ancient Beast Tingkat Menengah. Dengan dirimu sekarang, tidak ada peluang untuk mengalahkannya.”

“Aku tahu. Itu sebabnya, lepaskan segel yang cukup untuk mengalahkan binatang itu, istri kecilku.”

Awalnya, Juewang berencana untuk sepenuhnya menolak Jian Shen, tetapi karena dia memanggilnya ‘istri kecil’, Juewang merasa bahagia dan tidak bisa langsung menolak permintaannya.

“Tapi… Jika aku melakukan itu, kau hanya akan bisa menggunakan satu serangan sebelum pingsan.”

“Tidak apa-apa. Lakukan saja!”

Merasa terluka karena bagaimana Jian Shen tampak sangat ingin menyelamatkan wanita tak dikenal itu, dan menjadi gelisah dengan apa yang dilakukannya, Juewang cemberut.

“Baik! Aku tidak peduli jika kau ingin mati untuk wanita yang tidak dikenal!”

Mengatakan begitu Juewang melepas segel kedua padanya. Karena ini, begitu Jian Shen mulai menuangkan Qi-nya ke dalam Pedang Keputusasaan, dia merasakan banyak Qi-nya tersedot ke dalamnya, namun, itu tidak sama dengan terakhir kali.

Kali ini, Jian Shen bisa merasakan berapa banyak Qi yang dia gunakan setiap detik, dan menurut perkiraannya dia akan paling lama bertahan kurang dari 30 detik.

Memutuskan untuk tidak menyia-nyiakan sedetikpun, Jian Shen mempercepat dan tiba di depan Yu Yan yang terkejut yang terlalu takut untuk berbicara.

Melewatinya dalam sekejap, Jian Shen melompat dan mengangkat Pedang Keputusasaan lebih tinggi dari kera besar berwarna hitam dan putih.

Menggunakan saat-saat Kera Salju Bencana membeku ketakutan, Jian Shen memotong ke bawah dan memotong binatang itu dan langsung membaginya menjadi dua bagian.

Setelah dia melakukan itu, Jian Shen tidak memiliki kekuatan yang cukup untuk bergerak, dan karena itu jatuh tertelungkup di tanah yang tertutup darah dan daging binatang itu.

-Apachentil

Snow Bear Translation

tags: baca novel The Hedonist Sword God Chapter 71 Bahasa Indonesia, web novel The Hedonist Sword God Chapter 71 Bahasa Indonesia, light novel The Hedonist Sword God Chapter 71 Bahasa Indonesia, novel The Hedonist Sword God Chapter 71 Bahasa Indonesia, baca The Hedonist Sword God Chapter 71 Bahasa Indonesia , The Hedonist Sword God Chapter 71 Bahasa Indonesia manga, The Hedonist Sword God Chapter 71 Bahasa Indonesia online, The Hedonist Sword God Chapter 71 Bahasa Indonesia bab, The Hedonist Sword God Chapter 71 Bahasa Indonesia chapter, The Hedonist Sword God Chapter 71 Bahasa Indonesia high quality, The Hedonist Sword God Chapter 71 Bahasa Indonesia manga scan, ,
Table of Content

Please wait....
Disqus comment box is being loaded