The Hedonist Sword God Chapter 74 Bahasa Indonesia

Dibaca 291 orang
Font Size :
Table of Content

Chapter 74 – Kehidupan sehari-hari di dalam Hutan Tak Berujung

Snow Bear Translation

“Selama itu?”

“Ya.”

“Apakah itu baik-baik saja? Maksudku, penyakitmu. Sudah sangat buruk, kan? Dan bagaimana kau berencana tinggal di sini? Ada binatang buas di mana-mana.”

“Ya. Tapi, jangan khawatir. Aku sudah terbiasa dengan rasa sakit. Dan, aku tidak keberatan menunggu beberapa bulan di sini, jika itu berarti aku akan dapat menyembuhkan penyakit ini yang telah mengganggu seluruh kehidupanku.”

Setelah mendekati Yu Yan selama beberapa hari terakhir, Jian Shen tidak bisa tidak bersimpati dengannya ketika dia melihat senyum pahit di wajahnya.

“Akun akan tinggal.”

Mendengarkan Jian Shen, bukan hanya Yu Yan, tetapi dua wanita lainnya juga tercengang.

“Apa?”

“Apa?!”

“Apa?!”

“Aku akan tinggal.”

“Mengapa?”

“Mengapa?!”

“Mengapa?!”

Bersamaan dengan kenyataan bahwa dia mendengar pertanyaan yang sama dari para wanita, Jian Shen berkata, “Karena aku mau.”

Sementara Qingyu dan Juewang tidak menanyakan hal lain padanya, Yu Yan tidak tinggal diam.

Mengepalkan tinjunya, Yu Yan mengajukan pertanyaan yang sudah lama dia tunggu,

“Kenapa kau melakukan ini? Jika kau berencana untuk tidur denganku, dengan menggunakan ini sebagai alasan, aku harus mengatakan bahwa itu tidak akan terjadi!”

“Jadi, pergi saja!”

Mengedipkan matanya, Jian Shen terkekeh dan berkata, “Tidak apa-apa. Meskipun sedikit menyakitkan ketika kau mengucapkan kata-kata itu secara langsung, aku masih ingin tetap di sini. Yaitu, jika kau tidak keberatan.”

“Kau… Baik! Lakukan apa yang kau mau!”

Menginjak kakinya, Yu Yan berbalik untuk memasuki gua, sambil tidak tahu mengapa dia merasa sangat frustrasi.

Mungkin itu karena Yu Yan secara tidak sadar merasa bahwa dia memimpin Jian Shen, ketika dia tidak pernah tertarik untuk bersamanya.

“Apa yang kau lakukan, Jian Shen?”

“Apakah kau serius berencana untuk menghabiskan tiga bulan untuk merawat wanita yang keras kepala itu, suamiku?”

“Ya.”

“Kenapa? Apakah itu karena dia cantik?”

“Tidak. Bukan hanya itu.”

“Lalu apa? Apakah kau mencintainya, suamiku?”

Menggelengkan kepalanya, Jian Shen memilih untuk tidak menjawab pertanyaan itu.

“Kalian berdua terlalu banyak berpikir. Bukannya aku membuang-buang waktuku, kau tahu.”

“Aku akan menghabiskan pagi hari untuk mempelajari dua keterampilan pedang baru, yang berhubungan dengan Pedang Ethereal Phoenix, dan Pedang Rubah Ekor Merah.”

“Aku akan pulang dengan keterampilan bertarung dengan bertarung melawan binatang buas di sekitarnya, pada sore hari.”

“Dan akhirnya, aku akan menghabiskan malam dengan berkultivasi.”

“Juga, karena aku akan tinggal di tempat yang sama, kita akhirnya bisa menggunakan array milikmu untuk meningkatkan kecepatan kultivasiku.”

Sejak, Jian Shen telah membuat keputusan, Qingyu dan Juewang tidak mengatakan hal lain.

Dan dengan begitu, mulailah kehidupan Jian Shen dengan Yu Yan di dalam Hutan Tak Berujung.

Setelah bertarung setiap hari, Jian Shen yang berada di Puncak Tahap Ranah Qi Liquification, menerobos dan memasuki Ranah Qi Condensation.

Dan, mendorong tubuhnya ke batas dan menggunakan Pedang Keputusasaan dengan dua segel dilepaskan, lebih lanjut membantu Jian Shen, dengan mendorong kultivasinya ke Tahap Awal dari Ranah Qi Condensation.

Dibandingkan dengan Ranah Qi Liquification, di mana kultivator mengubah Qi mereka menjadi cair, di Ranah Condensation, cairan Qi lebih lanjut dikompresi dan diubah menjadi bola padat.

Di Tahap Awal, Jian Shen memiliki bola Qi padat yang bisa dibandingkan dengan kepalan bayi.

Tapi setelah memasuki Tahap Awal, inti Qi tumbuh lebih besar, dan sekarang sebanding dengan melon kecil.

Karena ini, Jian Shen merasakan keinginan untuk mulai bertarung melawan Ancient Beast Tingkat Menengah sambil menggunakan Pedang Keputusasaan yang hanya melepaskan satu segel.

Namun, sebelum itu, sudah waktunya untuk memulai pelatihan dalam dua teknik baru – Devil Freezing Ice Slash*, dan Total Decimating Slash**.
*TN: Tebasan Iblis Pembeku Es
**TN: Tebasan Pengancur Total

Kedua teknik ini mirip dengan God Slaying Inferno Slash*, dalam arti bahwa mereka menutupi pedang dalam elemen khusus mereka sendiri ketika digunakan.
*TN: Tebasan Api Pembunuh Dewa

《BACA, KOMENT, KL1K 1KL4N DI SBT》

Yaitu, Devil Freezing Ice Slash, mengelilingi pedang dengan lapisan es tipis hampir tak terlihat saat menyerang. Sementara Total Decimating Slash menutupi pedang dalam kabut merah yang menghancurkan semua yang bersentuhan dengannya.

Dari hari pertama itu sendiri, Jian Shen membagi paginya menjadi dua bagian untuk berlatih secara rata dalam Devil Freezing Ice Slash, dan Total Decimating Slash.

Meskipun, dengan cara ini dia harus menghabiskan waktu lebih lama untuk mempelajari kedua teknik sepenuhnya, Jian Shen merasa bahwa cara ini adalah cara terbaik untuk meningkatkan pemahamannya tentang pedang.

Setelah berlatih teknik-teknik baru, Jian Shen pergi untuk menemukan binatang buas yang berkeliaran.

Setelah ditemukan, dia langsung terlibat dengan mereka dengan menggunakan Pedang Dewa Myriad dan dua teknik baru untuk mengalahkan mereka.

Jika dia menang, Jian Shen akan membawa binatang buas besar untuk makan siang dan makan malam. Jika dia kalah, dia akan kembali dalam keadaan menyesal dengan luka di sekujur tubuhnya.

Untungnya, dengan jumlah ramuan obat di dalam World Crest-nya, bahkan tidak butuh beberapa jam baginya untuk sepenuhnya pulih.

Kemungkinan besar, karena ramuan memiliki tingkat yang sangat tinggi, dan yang menggunakannya adalah kultivator lemah di Alam Mortal.

Dan akhirnya, setelah matahari terbenam dan Jian Shen selesai memakan makanan yang dibuat oleh Qingyu dan Juewang secara bergantian, dia akan duduk di tempat yang disiapkan Qingyu untuk berkultivasi hingga pagi hari.

Ternyata Qingyu sebenarnya tidak terlalu mahir dalam meletakkan array. Tetapi karena apa yang ingin ia capai sangat mendasar, dan hanya menarik berbagai jenis Qi di tempat tertentu, ia dapat melakukannya dengan mudah.

Duduk di dalam bintang bersisi sembilan, yang memiliki berbagai logam berwarna yang belum pernah dilihatnya di sudut-sudut, dan kami terhubung bersama oleh apa yang tampak seperti bubuk perak, Jian Shen bisa merasakan dirinya tenggelam dalam unsur yang sama dengan yang ia kultivasikan.

-Apachentil

Snow Bear Translation

tags: baca novel The Hedonist Sword God Chapter 74 Bahasa Indonesia, web novel The Hedonist Sword God Chapter 74 Bahasa Indonesia, light novel The Hedonist Sword God Chapter 74 Bahasa Indonesia, novel The Hedonist Sword God Chapter 74 Bahasa Indonesia, baca The Hedonist Sword God Chapter 74 Bahasa Indonesia , The Hedonist Sword God Chapter 74 Bahasa Indonesia manga, The Hedonist Sword God Chapter 74 Bahasa Indonesia online, The Hedonist Sword God Chapter 74 Bahasa Indonesia bab, The Hedonist Sword God Chapter 74 Bahasa Indonesia chapter, The Hedonist Sword God Chapter 74 Bahasa Indonesia high quality, The Hedonist Sword God Chapter 74 Bahasa Indonesia manga scan, ,
Table of Content

Please wait....
Disqus comment box is being loaded